Asrika

Tentang Si Pengisi Perut

8:46 PM Asrika Vitawati 0 Comments Category :

Aku tidak lagi tau tentang makanan apa itu. Disaat mereka ramai menggiring kawanannya untuk ke tempat itu. Banyak yang berbincang. Penasaran pasti, namun apa daya. Biarlah cerita tentang makanan yang tak pernah aku rasakan itu. Dalam akhirat nanti tidak akan tidanya 'Apakah aku sudah pernah mencoba makanan itu?'.

Dalam hati selalu berucap. Mungkin takdir belum bisa mempertemukan aku dengan dia. Tentang rasa nya di lidah. Uang yang keluar dari dompet hijau toscaku. Atau mungkin tentang namanya yang belum sempat aku dengar. Bahkan ukuran makanan itu. Atau bahkan tempatnya? Ah tidak tidak ... aku sudah tau dimana letaknya, hanya saja aku belum sempat ikut membuat barisan dan menjadi bagian diantara mereka. Yang hanya sekedar menikmati makanan yang entah dari apa dibuatnya.

Sejak aku masih menggunakan putih abu. Sejak itu. Ya sejak itu. Rasa ingin ga cuma menyelimuti, tapi selalu menghampiri. Lantas apa bedanya ? Bedanya aku tak tau. Tapi persamaannya adalah, aku belum juga mau mencoba. Mungkin karna satu hal. Aku tidak mau menyebutkannya. Bukan aku malu, tapi hanya saja ... aku tidak ingin bercerita tentang masalah itu. Lebih baik aku pendam, dan aku tutup walaupun tidak terlalu rapat. Bukan pula aku menjaga rahasia, tapi ini memang tak pantas diceritakan.

Lagi-lagi mereka sudah melakukan 'WOM'. Ga cuma itu, mereka juga sudah mencoba melakukan 'SHARE'.  Astaga, virus macam apa yang ada di dalam lidah mereka. Membuat candu para pembelinya. Semakin mengerikan. Lantas strategi apa yang mereka lakukan ? Aku semakin heran. Tak mengerti lagi.

Pergerakan cepat. Secepat cahaya senter menyorot jalanan malam itu. Lampu mati dan tak ada listrik. Namun ketahuilah, ada satu hati yang masih menyimpan rasa penasaran untuk menikmati si pengisi perut itu. Si pedagang gerobak mini yang selalu dikunjungi para fansnya.

RELATED POSTS

0 komentar